Di sebuah tempat bernama Saung Nganteur Kahayang, ratusan orang datang bukan sekadar untuk mengisi perut setelah seharian berpuasa, tetapi juga merasakan hangatnya kebersamaan dan kepedulian.
Tempat yang dimiliki H. Ateng Sutisna, anggota DPR RI dari Fraksi PKS, itu setiap hari membuka pintunya lebar-lebar bagi siapa saja yang melintas di jalur Majalengka–Rajagaluh.
Di sana, bukan hanya buka puasa gratis yang disediakan, tetapi juga sahur gratis sepanjang bulan suci Ramadhan.
Suasana di saung itu selalu ramai menjelang magrib. Warga, pengendara, pedagang, hingga musafir yang melintas singgah sejenak.
Di bawah langit senja yang perlahan meredup, mereka duduk bersama menikmati takjil dan hidangan yang disiapkan dengan penuh kehangatan.
Seorang pengguna Facebook bahkan menuliskan kesan harunya setelah merasakan langsung suasana di tempat tersebut.
"Saya pernah ke sana AA… Alhamdulillah, enak banget. Takjilnya, makanannya sangat kami terima. Bahkan pas mau pulang dibungkus juga nasi goreng. Terima kasih Pak H. Ateng, berkah selamanya," tulisnya dalam kolom komentar. Seperti Jurnalpost kutip pada Sabtu, (14/3/2026).
Saung Nganteur Kahayang sendiri bukan sekadar tempat makan bersama. Lokasi ini juga dikenal sebagai Rumah Aspirasi sekaligus Padepokan Domba Tangkas Garut Condra Wisesa, sebuah ruang yang selama ini menjadi tempat berkumpul masyarakat dari berbagai latar belakang.
Setiap hari selama Ramadhan, kawasan ini hampir tak pernah sepi. Warga yang melintas di jalan utama Majalengka–Rajagaluh tampak memadati lokasi, menunggu waktu berbuka sambil bercengkerama.
Di antara hiruk pikuk kendaraan yang melintas, Saung Nganteur Kahayang menjadi oase kecil—tempat di mana rasa lapar dipertemukan dengan kebaikan, dan kelelahan perjalanan dibalas dengan senyum keikhlasan.
Di bulan yang penuh berkah ini, Ramadhan seakan menemukan maknanya: berbagi tanpa banyak kata, memberi tanpa meminta balasan.
Dan di Saung Nganteur Kahayang, kehangatan itu setiap hari dihidangkan—bersama sepiring nasi, segelas teh hangat, dan doa yang diam-diam terbang ke langit senja.(*)
