Sebagaimana dilansir Times Indonesia, Bupati Majalengka H. Eman Suherman bersama istri dan Sekretaris Daerah menjenguk korban di RSUD Majalengka.
Eman menyampaikan belasungkawa sekaligus menegaskan akan melakukan evaluasi terhadap keberadaan reklame di wilayah Kabupaten Majalengka.
Menurutnya, kondisi angin kencang yang menjadi karakteristik Majalengka harus menjadi perhatian dalam aspek keselamatan konstruksi di ruang publik.
“Ke depan, kami akan melakukan evaluasi terhadap reklame-reklame yang masih berdiri. Dikhawatirkan kondisi serupa bisa kembali terjadi,” ujar Eman, sebagaimana dilansir Times Indonesia.
Eman juga menginstruksikan Satpol PP untuk mengecek satu per satu konstruksi reklame yang berpotensi membahayakan masyarakat.
Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, videotron tersebut telah menunjukkan tanda-tanda tidak stabil sejak pagi sebelum akhirnya roboh diterpa angin kencang.
Tragedi ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memperkuat pengawasan serta memastikan seluruh konstruksi reklame memenuhi standar keselamatan.
Publik kini menanti langkah nyata dari pemerintah agar tragedi yang merenggut nyawa Wina tidak kembali terulang dan keselamatan masyarakat benar-benar menjadi prioritas.(*)
