Pertemuan yang turut dihadiri jajaran Forkopimcam Talang ini menjadi wadah penyampaian aspirasi generasi muda terkait keterbukaan dan transparansi kinerja pemerintah desa.
Dalam forum tersebut, perwakilan pemuda yang dikoordinatori Huda secara tegas menyuarakan tuntutan agar pemerintah desa lebih terbuka dalam pengelolaan anggaran, pelaksanaan program pembangunan, hingga pelayanan kepada masyarakat.
Mereka menilai, keterbukaan informasi merupakan kunci untuk membangun kepercayaan publik sekaligus mendorong partisipasi aktif warga, khususnya kalangan muda.
“Transparansi bukan sekadar formalitas, tapi kebutuhan. Kami ingin ada komunikasi dua arah yang jelas dan berkelanjutan antara pemerintah desa dan masyarakat,” tegas Huda dalam penyampaiannya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Taslihim menyatakan kesiapannya untuk berbenah. Ia mengaku terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat, serta berkomitmen meningkatkan akuntabilitas dalam menjalankan roda pemerintahan desa.
“Kami menyambut baik aspirasi ini. Ke depan, kami akan berupaya membuka ruang dialog yang lebih intensif dan memastikan informasi terkait program desa dapat diakses masyarakat,” ujar Taslihim.
Sementara itu, jajaran Forkopimcam Talang yang hadir dalam audiensi tersebut turut memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan transparansi.
Mereka menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan.
Audiensi ini diharapkan menjadi momentum awal menuju tata kelola pemerintahan desa yang lebih partisipatif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(*)
(Muji)

