MAJALENGKA || Media JURNALPOST— Hangatnya suasana kebersamaan menyelimuti Saung Nganteur Kahayang, Desa Salagedang, Kecamatan Sukahaji, Sabtu (11/4/2026).
Di tempat yang sarat nilai kebudayaan dan kearifan lokal itu, Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PKS Dapil Jawa Barat, H. Ateng Sutisna, MBA, hadir dalam momentum Halal Bihalal yang tidak sekadar menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga ruang merawat harapan dan memperkuat ikatan sosial.
Dalam balutan suasana yang sederhana namun penuh makna, Ateng Sutisna mengungkapkan kekagumannya terhadap konsep unik yang diusung Saung Nganteur Kahayang.
Politisi PKS ini menjelaskan bahwa tempat tersebut menghadirkan warung makan dengan konsep “Makan Sepuasnya, Bayar Seikhlasnya”—sebuah gagasan yang tidak hanya menyentuh aspek ekonomi, tetapi juga membangun nilai kepercayaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Tak hanya itu, Saung Kahayang juga menjadi pusat aktivitas berbagai komunitas yang menghidupkan denyut budaya lokal.
Mulai dari komunitas pencak silat, seni dan budaya, juru kawih, komunitas tari, hingga kelompok ibu-ibu senam, serta para peternak domba dan kambing, semuanya berpadu dalam harmoni yang mencerminkan kekuatan akar budaya Majalengka.
Acara Halal Bihalal ini turut dihadiri oleh Bupati Majalengka, unsur Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Barat, Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD), Ketua Dewan Etik Daerah, jajaran pengurus DPD PKS Majalengka, seluruh Anggota DPRD dari PKS, serta ribuan kader dan simpatisan yang memadati lokasi acara.
Lebih dari sekadar seremoni, pertemuan ini menjadi cermin bahwa kekuatan politik, budaya, dan masyarakat dapat bersatu dalam satu tarikan napas: membangun peradaban yang berakar pada nilai kebersamaan, gotong royong, dan keikhlasan.
Di Saung Kahayang, silaturahmi tidak hanya dirayakan, ia dihidupkan, dirawat, dan dijadikan energi untuk melangkah menuju masa depan yang lebih beradab dan bermartabat.(*)
