Menanam Benih Kepedulian di Bulan Ramadhan: BAZNAS Majalengka Distribusikan Rp400 Juta Program SIGAP

Majalengka, MEDIA JURNALPOST— Suasana penuh keberkahan Ramadhan terasa kental di Gedung Islamic Center Majalengka, Senin (9/3/2026).

Di tempat itu, semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali diteguhkan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam gerakan zakat, infak, dan sedekah.

Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menegaskan bahwa keberhasilan program sosial keagamaan tidak terlepas dari dukungan kuat kepala daerah.

Menurutnya, komitmen Bupati dan Wakil Bupati Majalengka menjadi energi besar bagi BAZNAS dalam memperluas manfaat bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Majalengka juga mempelopori gerakan zakat mal, yang diharapkan menjadi teladan bagi para muzakki di Majalengka, termasuk kalangan pengusaha dan organisasi profesi.

Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pendistribusian dana Sedekah Infak Generasi Anak Peduli (SIGAP) sebesar Rp381.550.000, sebelumnya juga distribusikan jumlahnya 18.450.000 jadi genap Rp400.000.000

Program SIGAP dirancang untuk menanamkan nilai empati, solidaritas, serta kebiasaan berzakat dan bersedekah sejak dini di lingkungan sekolah.

Dana yang dihimpun para siswa tersebut dikembalikan sepenuhnya kepada sekolah untuk membantu berbagai kebutuhan, mulai dari dukungan bagi siswa yang sakit, bantuan pendidikan, hingga pembangunan sarana ibadah seperti mushola.

Bupati Majalengka menilai program SIGAP bukan sekadar gerakan sosial, tetapi juga pendidikan karakter yang menumbuhkan generasi religius dan peduli terhadap sesama.

Ia pun menegaskan agar program ini terus dipertahankan dan diperluas sebagai bagian dari upaya membangun kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat Majalengka.

“Nilai terpenting dari SIGAP adalah membentuk anak-anak yang religius dan memiliki kepedulian sosial sejak dini,” ujarnya.

Melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang transparan dan profesional, BAZNAS Majalengka optimistis berbagai persoalan sosial kemasyarakatan dapat diatasi bersama, sekaligus menguatkan visi pembangunan daerah menuju Majalengka Langkung SAE—maju, religius, dan penuh kepedulian.

Acara tersebut turut dihadiri unsur MUI, Kadin, HIPMI, K3S, perbankan, BUMD, kepala sekolah, serta berbagai pemangku kepentingan yang bersama-sama menguatkan gerakan kebaikan bagi masyarakat.(*)




Lebih baru Lebih lama