Menjala Kebersamaan di Hari Pers Nasional 2026, Wartawan Majalengka Rayakan Solidaritas Lewat Kail dan Tawa



MAJALENGKA || MEDIA JURNALPOST—
Hari Pers Nasional (HPN) 2026 tidak selalu harus dirayakan di balik meja redaksi atau forum formal.

Di Majalengka, puluhan wartawan memilih cara yang lebih membumi dan sarat makna: duduk berdampingan di tepi kolam, melempar kail, dan menjala kebersamaan.

Bertempat di sebuah kolam pemancingan di Kecamatan Cigasong, Minggu (8/2/2026), para jurnalis dari berbagai media berkumpul dalam suasana santai namun penuh makna.

Di antara riak air dan canda yang mengalir, terselip semangat persaudaraan yang kian menguat—sebuah refleksi bahwa pers bukan sekadar profesi, melainkan ikatan nilai dan perjuangan.

Di tengah padatnya ritme liputan, kegiatan mancing bersama ini menjadi ruang jeda yang menyehatkan batin. Bukan sekadar menyalurkan hobi, tetapi juga merawat hubungan antarsesama insan pers yang setiap harinya berdiri di garis depan informasi publik.

Panitia kegiatan, Salman Faqih, menegaskan bahwa acara tersebut lahir dari kesadaran kolektif akan pentingnya kebersamaan di tubuh pers daerah.

“Ini bukan sekadar mancing. Ini adalah silaturahmi, ruang untuk saling menguatkan, terlebih momen ini bertepatan dengan peringatan HPN 2026,”
ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur serta semua pihak yang telah berkontribusi, sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan lancar dan penuh kehangatan.

Suasana akrab, tawa yang lepas, dan kebersamaan yang terbangun hari itu menjadi gambaran wajah pers yang utuh—pers yang tidak hanya tajam dalam menyuarakan kebenaran, tetapi juga hangat dalam merawat persaudaraan dan profesionalitas.

Di tepi kolam Cigasong, Hari Pers Nasional 2026 dirayakan dengan sederhana, namun meninggalkan makna yang dalam: bahwa kekuatan pers berawal dari solidaritas, dan kebersamaan adalah mata air yang menjaga idealisme tetap hidup.(*)

(herfir)

Lebih baru Lebih lama