Dinas Pendidikan Majalengka Bersinar di BBPMP Jabar Award 2025: Tiga Prestasi Gemilang untuk Masa Depan Generasi


Majalengka || MEDIA JURNALPOST—
Langit pendidikan di Kabupaten Majalengka bersinar lebih terang. Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka menorehkan tinta emas dalam ajang BBPMP Jawa Barat Award 2025, dengan memborong tiga penghargaan prestisius yang menegaskan komitmen kuat terhadap mutu, akses, dan karakter pendidikan.

Prestasi pertama yang membanggakan adalah Terbaik 1 Pemerintah Daerah dengan Persentase Pengalokasian Anggaran Standar Pelayanan Minimal (SPM) Terbesar Tahun 2025.

Capaian ini bukan sekadar angka dalam dokumen anggaran, melainkan cerminan keberpihakan nyata pada hak dasar pendidikan.

Di balik persentase yang tertulis, ada wajah-wajah anak Majalengka yang mendapatkan ruang belajar lebih layak, guru yang semakin didukung, serta sekolah yang terus bertumbuh dalam kualitas.

Tak berhenti di sana, Dinas Pendidikan Majalengka juga meraih Terbaik 1 Pemerintah Daerah dengan Respon dan Kolaborasi dalam Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Tahun 2025.

Dalam semangat kolaborasi, pemerintah daerah menunjukkan bahwa membangun karakter tak bisa berjalan sendiri.

Sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat menjadi napas dari gerakan ini—menanamkan disiplin, tanggung jawab, dan integritas sejak usia dini. Pendidikan tak hanya soal kecerdasan intelektual, tetapi juga tentang pembentukan akhlak dan kepribadian.

Penghargaan ketiga, Terbaik 3 Pemerintah Daerah dengan Kinerja Terbaik dalam Pencapaian APS Usia 7–18 Tahun dan Penanganan ATS kurang dari 35.000 Anak Tahun 2025, menjadi bukti bahwa Majalengka serius memastikan setiap anak berada di bangku sekolah.

Angka Partisipasi Sekolah (APS) bukan sekadar statistik, melainkan indikator harapan—bahwa semakin sedikit anak yang tertinggal dari gerbong pendidikan.

Upaya penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) dilakukan dengan pendekatan humanis dan terstruktur, menghadirkan kembali senyum dan mimpi yang sempat terhenti.

Raihan ini menjadi refleksi bahwa pembangunan pendidikan adalah kerja sunyi yang membutuhkan visi, konsistensi, dan ketulusan.

Di tengah tantangan zaman, Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka membuktikan bahwa dengan tata kelola yang baik, kolaborasi yang solid, dan keberpihakan pada generasi muda, kemajuan bukanlah sekadar wacana—melainkan keniscayaan.

Penghargaan ini bukan akhir perjalanan, tetapi pijakan untuk melangkah lebih jauh. Sebab di setiap ruang kelas, ada cita-cita yang sedang tumbuh. Dan di setiap kebijakan yang berpihak pada pendidikan, ada masa depan bangsa yang sedang disemai.(*)

(Uum)

Lebih baru Lebih lama