Di tengah dinamika sosial yang terus bergerak, energi dan gagasan generasi muda justru menjadi salah satu kekuatan penting untuk menjaga ruang publik tetap sehat, aman, dan produktif.
Semangat itulah yang dibawa Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Majalengka, Anto Febrianto, M.Pd., saat bersama jajaran pengurus melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., di ruang kerja Kapolres, Senin (21/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara organisasi kepemudaan dan kepolisian, khususnya dalam memperkuat peran pemuda dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
Anto Febrianto menegaskan, KNPI Majalengka siap mengambil bagian dalam membangun suasana daerah yang kondusif melalui kolaborasi dan kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
“Kami mengapresiasi penerimaan Bapak Kapolres Majalengka. DPD KNPI Majalengka siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Polres Majalengka untuk mendukung program-program Kamtibmas serta menjadi garda terdepan dalam menjaga kondusivitas daerah demi kemajuan Kabupaten Majalengka,” tutur Anto.
Menurutnya, kepemudaan memiliki ruang yang luas untuk ikut menjawab berbagai persoalan sosial.
Karena itu, kata dia, KNPI tidak hanya diarahkan menjadi wadah berhimpun, tetapi juga ruang untuk melahirkan gagasan, membangun kepedulian sosial, serta mendorong generasi muda mengambil peran nyata di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman menyambut baik kedatangan jajaran KNPI.
Ia menyebut pemuda sebagai aset strategis bangsa sekaligus mitra penting kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Pemuda adalah agen perubahan sekaligus mitra strategis Kepolisian. Kami berharap KNPI dapat menjadi pelopor dalam menyebarkan narasi positif, menolak paham radikalisme, serta aktif menangkal peredaran narkoba dan kenakalan remaja di Majalengka,” ujar Aldy.
Kapolres juga mendorong agar sinergi bersama KNPI tidak berhenti pada pertemuan formal, tetapi dilanjutkan melalui berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan dan pembinaan potensi pemuda hingga tingkat kecamatan dan desa.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat itu kemudian diisi dengan diskusi mengenai program kerja kepemudaan, penyerahan cenderamata, serta foto bersama.
Bagi KNPI Majalengka, pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi yang lebih konkret.
Sebab, menjaga kondusivitas daerah bukan semata tugas aparat keamanan, melainkan membutuhkan kesadaran dan partisipasi seluruh elemen masyarakat—termasuk pemuda sebagai generasi yang akan menentukan arah masa depan Majalengka.(*)
(herfir)
