Jalan Lingkar Utara Majalengka Berbenah: Rp3,4 Miliar Digelontorkan Demi Jalan yang Lebih Nyaman dan Menggerakkan Ekonomi

MAJALENGKA||MEDIA JURNALPOST— Jalan bukan sekadar bentangan aspal yang menghubungkan satu tempat dengan tempat lainnya.

Di atasnya, roda kehidupan bergerak; warga berangkat bekerja, anak-anak menuju sekolah, hasil bumi didistribusikan, hingga denyut perekonomian terus berputar.

Kini, harapan akan akses jalan yang lebih nyaman kembali tumbuh di Kabupaten Majalengka.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka mulai merealisasikan pekerjaan pemeliharaan Jalan Lingkar Utara Majalengka dengan nilai anggaran mencapai Rp3.433.629.000.

Anggaran tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) atau Pajak Rokok Tahun Anggaran 2026. Proyek yang dikerjakan oleh CV Cakrawala Bumi Nusantara itu secara resmi dimulai pada 9 Juni 2026, dengan masa pelaksanaan selama 120 hari kalender.

Di lokasi pekerjaan, denyut pembangunan mulai terlihat. Alat berat.tandem roller tampak bekerja memadatkan lapisan aspal yang baru dihampar. Para pekerja pun terlihat berjibaku menyelesaikan proses pengaspalan di sejumlah titik Jalan Lingkar Utara.

Bagi masyarakat yang setiap hari menggantungkan mobilitasnya pada jalur tersebut, pekerjaan ini bukan sekadar proyek infrastruktur. Perbaikan jalan menjadi bagian penting dari harapan untuk menghadirkan perjalanan yang lebih aman, nyaman, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas warga.

Asep (45), warga asal Kadipaten yang sehari-hari melintasi Jalan Lingkar Utara, menyambut baik dimulainya pekerjaan tersebut. Menurutnya, sejumlah bagian jalan sebelumnya mulai mengalami kerusakan yang cukup mengganggu kenyamanan pengguna kendaraan.

"Kami tentu senang melihat jalan ini mulai diperbaiki. Mudah-mudahan setelah selesai nanti kondisinya semakin mulus, nyaman, dan aman untuk dilewati masyarakat," ujar Asep kepada wartawan, Selasa (21/7/2026).

Harapan serupa disampaikan Saepudin (30). Ia menilai Jalan Lingkar Utara memiliki peran strategis karena menjadi salah satu jalur yang cukup vital bagi mobilitas masyarakat dan kendaraan angkutan.

"Kalau kondisi jalan bagus, perjalanan tentu lebih nyaman. Kendaraan juga tidak cepat mengalami kerusakan. Kami berharap pengerjaannya dilakukan dengan kualitas yang baik sehingga hasilnya bisa bertahan lama," tuturnya.

Pembangunan infrastruktur pada akhirnya bukan hanya tentang seberapa panjang jalan yang diaspal atau seberapa besar anggaran yang dikucurkan.

Lebih dari itu, setiap perbaikan jalan membawa pesan tentang bagaimana akses, mobilitas, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat harus terus dijaga.

Dengan dimulainya pemeliharaan Jalan Lingkar Utara Majalengka, masyarakat berharap proyek tersebut dapat diselesaikan tepat waktu dan menghasilkan kualitas jalan yang baik.

Sebab, jalan yang mulus bukan hanya memperlancar perjalanan, tetapi juga membuka ruang yang lebih luas bagi pergerakan manusia, distribusi barang, dan tumbuhnya aktivitas ekonomi di Kabupaten Majalengka.(*)

Lebih baru Lebih lama