Dari Transformasi RSUD hingga Penguatan Birokrasi, dr. Ega Dipercaya Pimpin Era Baru Pelayanan Kesehatan Majalengka

MAJALENGKA||MEDIA JURNALPOST– Langkah Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memperkuat kualitas pelayanan publik kembali ditunjukkan melalui pelantikan empat pejabat Eselon II atau Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung Bupati Majalengka, Eman Suherman, berlangsung khidmat di Aula BKPSDM Kabupaten Majalengka, Rabu (24/6/2026).

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam mengisi sejumlah jabatan yang mengalami kekosongan sekaligus memastikan roda pemerintahan berjalan lebih optimal, responsif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Kegiatan itu dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta sejumlah tamu undangan.

Empat pejabat yang dilantik mendapat amanah untuk menempati posisi-posisi penting yang memiliki peran besar dalam mendukung pembangunan daerah.

Dalam pelantikan tersebut, H. Solehudin, S.Hut., M.Si. yang sebelumnya menjabat Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) dipercaya memimpin Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan UKM (DKKUKM) Kabupaten Majalengka.

Sementara Abdul Goni, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Camat Ligung, dilantik sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Pada posisi Asisten Administrasi Umum (Asda III) Sekretariat Daerah Kabupaten Majalengka yang sebelumnya kosong, kini dipercayakan kepada Aminudin, S.Sos., M.M., yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Keuangan dan Perlengkapan Setda.

Sorotan utama dalam pelantikan kali ini tertuju pada dr. Egga Bramasta Akidapi, M.M.RS., yang resmi dipercaya menakhodai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majalengka.

Amanah tersebut dinilai memiliki makna strategis, mengingat RSUD Majalengka saat ini tengah memasuki fase penting setelah mengalami peningkatan status rumah sakit.

Kepercayaan yang diberikan kepada dr. Egga menjadi bagian dari harapan besar masyarakat terhadap peningkatan mutu layanan kesehatan yang semakin profesional, modern, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Dalam sambutannya, Bupati Majalengka Eman Suherman menegaskan bahwa rotasi, mutasi, dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan menghadirkan penyegaran birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa. Saya meminta kepada pejabat yang baru dilantik untuk segera melakukan adaptasi di lingkungan kerja yang baru, melakukan konsolidasi internal, dan langsung tancap gas menjalankan program kerja strategis demi kesejahteraan masyarakat Majalengka," ujar Bupati.

Menurutnya, seluruh proses pengisian jabatan dilakukan melalui pertimbangan yang matang serta berdasarkan penilaian kompetensi yang objektif dan terukur.

Bupati juga memberikan arahan khusus kepada para pejabat yang baru dilantik.

Sektor ketenagakerjaan, koperasi, dan UMKM diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Di sisi lain, DPMPTSP diminta terus memperkuat kemudahan pelayanan perizinan guna menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Khusus kepada dr. Egga Bramasta Akidapi sebagai Direktur RSUD Majalengka, Bupati menaruh harapan besar agar transformasi pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih cepat dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

RSUD Majalengka diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang prima, ramah, profesional, dan responsif terhadap setiap pasien yang datang mencari harapan kesembuhan.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Majalengka, H. Ikin Asikin, menjelaskan bahwa proses mutasi dan promosi jabatan kali ini telah menggunakan sistem Manajemen Talenta yang berbasis digital.

Sistem tersebut memungkinkan pemerintah daerah melakukan pemetaan potensi dan kinerja aparatur secara lebih objektif dan berkelanjutan.

"Sekarang sudah tidak ada lagi open bidding karena kita sudah launching Manajemen Talenta. Melalui sistem ini, kita sudah memetakan kaitan dengan bagaimana potensi dan kinerja dari pejabat yang kita miliki. Semuanya sudah tersistem dengan baik," ujarnya.

Ikin menambahkan, penerapan Manajemen Talenta memberikan keuntungan besar dalam hal efisiensi birokrasi.

Jika mekanisme open bidding konvensional membutuhkan waktu hingga dua bulan untuk tahapan administrasi dan seleksi, sistem baru ini mampu mempercepat proses karena seluruh data kompetensi dan performa ASN telah tersedia dan diperbarui secara berkala.

Pelantikan kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara sumpah jabatan serta pakta integritas oleh seluruh pejabat yang baru dilantik.

Momentum ini menjadi penanda lahirnya energi baru dalam birokrasi Pemerintah Kabupaten Majalengka, sekaligus awal dari harapan besar masyarakat terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, terutama di sektor kesehatan yang kini berada di bawah kepemimpinan dr. Egga Bramasta Akidapi.(*)

Lebih baru Lebih lama