Doa dan Harapan Kadisdik Majalengka Mengalir di Awal TKA 2026: “Percaya Diri, Jujur, dan Gembira”

MAJALENGKA|| MEDIA JURNALPOST— Suasana pagi di berbagai sekolah dasar di Kabupaten Majalengka, Senin (20/4/2026), terasa berbeda.

Ada getaran harap, ada debar semangat, dan ada doa yang mengalir diam-diam dari para orang tua serta guru.

Di tengah momentum penting itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Majalengka, H. Rd Muhammad Umar Ma'aruf, S.Sos., M.Si., menyampaikan pesan penuh makna kepada para peserta Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026.

“Assalamu’alaikum anak-anak hebat di Kabupaten Majalengka,” ucapnya, membuka sapaan yang bukan sekadar formalitas, melainkan pancaran kepedulian dan keyakinan terhadap generasi penerus daerah.

Ucapan tersebut menjadi penanda dimulainya perjalanan intelektual bagi ribuan siswa sekolah dasar yang tengah menguji kemampuan akademik mereka.

Namun lebih dari sekadar tes, TKA tahun ini diposisikan sebagai ruang pembentukan karakter, tempat kejujuran, keberanian, dan ketulusan diuji bersamaan dengan kecerdasan.

Kadisdik pun menegaskan pesan yang sederhana namun sarat makna: “Semangat anak-anak hebat! Berdo’a, percaya diri, lancar, jujur, dan gembira. Semoga mendapatkan hasil yang maksimal. Aamiin ya robbal ‘alamin.”

Pesan tersebut bukan hanya dorongan moral, melainkan juga refleksi pendekatan pendidikan yang humanis—bahwa keberhasilan tidak semata diukur dari angka, tetapi juga dari proses yang dilalui dengan integritas dan kebahagiaan.

Di balik lembar soal yang dikerjakan, tersimpan harapan besar: lahirnya generasi Majalengka yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara mental dan berkarakter.

Sebab di masa depan, mereka bukan hanya dituntut untuk tahu, tetapi juga untuk bijak dalam menggunakan pengetahuan.

Hari itu, TKA bukan sekadar ujian. Ia menjelma menjadi panggung kecil tempat mimpi-mimpi besar mulai diuji, dengan doa sebagai penguat, dan kejujuran sebagai fondasi.(*)

Lebih baru Lebih lama