Dari Refleksi ke Rekonsiliasi, MUSCAB X PPP Majalengka Menyulut Asa Baru Menuju “PPP Jaya”

MAJALENGKA || MEDIA JURNALPOST— Musyawarah Cabang (MUSCAB) X DPC PPP Kabupaten Majalengka yang digelar pada Minggu (19/4/2026) tidak sekadar menjadi agenda organisasi, melainkan ruang kontemplasi kolektif yang sarat makna.

Di bawah simbol Ka’bah yang menyatukan, forum ini menjelma sebagai titik temu antara evaluasi mendalam dan tekad rekonsiliasi, sekaligus menyalakan optimisme baru untuk perjalanan politik lima tahun ke depan.

Dalam atmosfer yang khidmat namun hangat oleh semangat kekeluargaan, Muh Fajar Shidik menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan MUSCAB X.

Ia menegaskan bahwa forum ini bukan hanya untuk menilai capaian, tetapi juga merumuskan arah pembaruan yang lebih kokoh dan terukur.

"Atas nama pribadi dan DPC PPP Kabupaten Majalengka, kami haturkan terima kasih atas terselenggaranya MUSCAB X ini. Ini menjadi sarana evaluasi dan rekomendasi bagi seluruh struktur partai demi PPP Majalengka lima tahun ke depan," ungkapnya.

Rendah Hati sebagai Fondasi Pembenahan

Di tengah dinamika forum, terselip momen reflektif yang memperlihatkan kedewasaan sikap politik.

Fajar dengan terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada kader dan konstituen atas perjalanan kepemimpinan sebelumnya—sebuah gestur yang tidak hanya personal, tetapi juga simbolik bagi upaya perbaikan internal.

"Mohon maaf apabila khidmat dan kerja kami lima tahun kebelakang kurang maksimal," tuturnya dengan nada tulus.

Pernyataan tersebut menjadi penanda penting bahwa rekonsiliasi bukan sekadar jargon, melainkan langkah nyata untuk merajut kembali soliditas tanpa menyisakan beban masa lalu.

Menapaki Jalan Menuju “PPP Jaya” 2031

Pasca-MUSCAB, arah gerak PPP Majalengka kini diproyeksikan lebih progresif dan membumi.

Salah satu fokus utama yang mengemuka adalah penguatan struktur hingga ke tingkat akar rumput, sebagai respons atas lanskap politik yang semakin kompleks dan kompetitif.

Menutup pernyataannya, Fajar mengajak seluruh elemen partai untuk mengalihkan energi dari nostalgia masa lalu menuju kerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

"Mari kita tatap masa depan PPP Majalengka ke depan agar semakin Jaya," pungkasnya penuh optimisme.

Dengan berakhirnya MUSCAB X, publik Majalengka kini menaruh harapan pada lahirnya wajah baru dan gerakan yang lebih segar dari PPP—sebuah energi politik yang diharapkan mampu memberi warna dan kontribusi nyata bagi pembangunan di Kota Angin dalam lima tahun mendatang.(*)

Lebih baru Lebih lama