Jatinegara ||MEDIA JURNALPOST– Aksi demonstrasi ratusan warga Desa Luwi Jawa, Kecamatan Jatinegara, membuka pertanyaan besar terkait pengelolaan BUMDes yang dinilai tidak berjalan optimal sepanjang tahun 2025, Senin, (13/4/2026).
Sejumlah warga mengaku tidak pernah merasakan dampak signifikan dari keberadaan BUMDes. Selain itu, keterbukaan informasi mengenai program dan penggunaan anggaran disebut minim.
Koordinator aksi, Deni Akbar, menyebut bahwa tuntutan utama warga adalah transparansi dan evaluasi menyeluruh terhadap kepemimpinan BUMDes saat ini.
“Kami ingin kejelasan. Apa saja programnya, ke mana anggarannya, dan kenapa tidak ada hasil,” ujarnya.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan rinci yang disampaikan kepada publik terkait laporan kinerja BUMDes. Kondisi ini memicu spekulasi dan ketidakpercayaan di tengah masyarakat.
Unsur Forkopimcam Jatinegara yang hadir di lokasi menyatakan siap memfasilitasi dialog lanjutan antara warga dan pemerintah desa guna mencari solusi.
Situasi ini menjadi sorotan penting, mengingat BUMDes seharusnya berperan sebagai instrumen utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Ketidakjelasan pengelolaan berpotensi menimbulkan persoalan yang lebih luas jika tidak segera ditangani secara terbuka dan akuntabel.(*)
(Muji)
