Proyek Tribun Sepak Bola Jatitengah Disorot, Diduga Mangkrak dan Alami Kerusakan

Majalengka, MEDIA JURNALPOST — Proyek pembangunan tribun sepak bola di Desa Jatitengah, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, yang bersumber dari anggaran tahun 2025 melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Majalengka, kini menuai sorotan.

Pasalnya, bangunan yang diharapkan menjadi penunjang kegiatan olahraga masyarakat tersebut diduga mangkrak dan saat ini dilaporkan mengalami kerusakan berat hingga sebagian struktur roboh.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proses pembangunan tribun tersebut tidak berjalan sesuai dengan perencanaan awal. Sejak awal pelaksanaan pada tahun 2025, pekerjaan disebut-sebut mengalami keterlambatan hingga akhirnya terhenti tanpa kejelasan penyelesaian.

Seorang narasumber yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan bahwa proyek tersebut diduga mengalami persoalan dalam pengelolaan anggaran.

“Diduga anggaran yang dialokasikan tidak digunakan secara optimal. Ada kemungkinan terjadi penyimpangan dalam pengelolaannya, sehingga pekerjaan terhenti dan bangunan dibiarkan terbengkalai,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, pada tahap akhir pekerjaan di tahun 2025, proyek tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda penyelesaian. Bahkan, menurutnya, di lokasi tidak terlihat papan informasi proyek sebagaimana mestinya.

“Sejak akhir tahun 2025 pekerjaan dibiarkan begitu saja. Tidak ada penyelesaian, bahkan papan proyek pun tidak terpasang,” tambahnya.

Kondisi tersebut diduga turut memicu kerusakan pada struktur bangunan. Dalam perkembangan terbaru, sebagian tribun yang telah berdiri dilaporkan mengalami kerusakan serius hingga roboh.

Meski penyebab pasti belum dapat dipastikan, lemahnya struktur akibat terbengkalai tanpa perawatan dalam waktu cukup lama menjadi dugaan sementara.

Warga setempat mengaku kecewa atas kondisi tersebut. Mereka sebelumnya menaruh harapan besar agar fasilitas tribun sepak bola dapat mendukung aktivitas olahraga dan pembinaan generasi muda di wilayah tersebut.

Masyarakat pun mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan penelusuran menyeluruh terkait pelaksanaan proyek, termasuk aspek penganggaran dan pengawasan.

Selain itu, warga berharap adanya langkah konkret untuk memperbaiki atau melanjutkan pembangunan agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Majalengka belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi proyek tersebut.

Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna memperoleh penjelasan dan rencana tindak lanjut dari pihak terkait.

(Tim)

Lebih baru Lebih lama