Majalengka || MEDIA JURNALPOST—– Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186 menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang sejarah sekaligus arah masa depan pembangunan.
Ketua Komisi III DPRD Majalengka, H. Iing Misbahuddin, SM, menyampaikan ucapan selamat seraya mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi dan inovasi demi terwujudnya Majalengka Langkung SAE.
“Sejarah adalah pijakan, kolaborasi adalah kekuatan, dan inovasi adalah jalan menuju Majalengka Langkung SAE,”
Menurutnya, usia 186 tahun bukan sekadar angka, melainkan cermin perjalanan panjang sejak 11 Februari 1840—tanggal yang kini resmi ditetapkan sebagai Hari Jadi Majalengka melalui Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2025, menggantikan ketentuan sebelumnya 7 Juni 1490.
Penetapan tersebut merupakan hasil kajian akademis dan historis sebagai bentuk komitmen meluruskan sejarah berdasarkan data ilmiah.
Iing menegaskan, peringatan hari jadi harus menjadi energi kolektif untuk mengawal pembangunan yang berkualitas dan merata.
“Mari kita kawal infrastruktur yang merata, ekonomi yang tumbuh, serta SDM unggul yang cerdas dan religius,” tegasnya.
Ia menambahkan, pembangunan harus berjalan seimbang antara perencanaan dan pengawasan, antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan.
Kolaborasi seluruh unsur—pemerintah, DPRD, pelaku usaha, akademisi, tokoh agama, dan masyarakat—menjadi kunci menghadapi tantangan zaman.
“Bersama masyarakat, kita bangun Majalengka dengan sepenuh hati,”
Di usia ke-186, Majalengka menatap masa depan dengan optimisme—berpijak pada sejarah, bergerak dengan kolaborasi, dan melaju melalui inovasi menuju daerah yang lebih maju, adil, dan bermartabat.(*)
