Salah satunya melalui pembangunan Balai Ternak Pasir Pogor di Desa Cijurey, Kecamatan Panyingkiran, Kamis, (8/10/2026).
Peletakan batu pertama pembangunan tersebut menjadi simbol dimulainya sebuah ikhtiar untuk menjadikan zakat bukan sekadar bantuan sesaat, tetapi kekuatan produktif yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat desa.
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., hadir langsung dalam kegiatan tersebut.
Ia didampingi Camat Panyingkiran serta Kepala Desa Cijurey, Yusuf Faisal Ghifar, S.Pd.
Kehadiran Balai Ternak Pasir Pogor diharapkan dapat menjadi bagian dari ekosistem pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan peternakan yang berkelanjutan.
Konsep tersebut sejalan dengan pesan yang terpampang dalam kegiatan pembangunan, yakni “Bersama Zakat, Ternak Berkembang, Desa Sejahtera.”
Sebuah gagasan yang menempatkan zakat sebagai instrumen pemberdayaan, bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga membuka jalan menuju kemandirian ekonomi.
Di tengah tantangan ekonomi masyarakat pedesaan, program pemberdayaan seperti ini memiliki arti penting.
Peternakan dapat dikembangkan sebagai aset produktif yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan secara bertahap.
Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, pengembangan program berbasis zakat tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat dana umat agar dapat menyentuh sektor ekonomi produktif.
Sementara itu, keterlibatan Pemerintah Kecamatan Panyingkiran dan Pemerintah Desa Cijurey menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam memastikan program pemberdayaan masyarakat dapat tumbuh dan memberikan manfaat nyata.
Kepala Desa Cijurey, Yusuf Faisal Ghifar, S.Pd., menyambut positif pembangunan Balai Ternak Pasir Pogor yang diharapkan menjadi salah satu penggerak ekonomi produktif masyarakat desa.
Menurutnya, program tersebut membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan sektor peternakan secara lebih terarah, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi warga.
“Pembangunan Balai Ternak Pasir Pogor ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana pengembangan peternakan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Cijurey,"
"Kami berharap program ini dapat berkembang secara berkelanjutan, membuka peluang ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Yusuf.
Ia juga diharapkan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mengembangkan fasilitas tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Sinergi antara BAZNAS Kabupaten Majalengka, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor penting agar program pemberdayaan berbasis zakat ini mampu tumbuh menjadi kekuatan ekonomi desa.(*)
