160 Guru Ikuti Seleksi Substansi Calon Kepala Sekolah di Majalengka, Disdik Uji Kapasitas Kepemimpinan

MAJALENGKA||MEDIA JURNALPOST— Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka kembali memperkuat kualitas tata kelola satuan pendidikan melalui Seleksi Substansi Calon Kepala Sekolah Tahun 2026.

Sebanyak 160 calon kepala sekolah dari jenjang TK, SD, dan SMP mengikuti tahapan seleksi yang menjadi bagian penting dalam proses penyiapan calon pemimpin satuan pendidikan di Kabupaten Majalengka.

Seleksi substansi ini merupakan tahapan lanjutan setelah peserta dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi.

Pengujian dilakukan untuk melihat lebih jauh kompetensi, potensi kepemimpinan, serta kesiapan para kandidat sebelum melangkah ke tahapan pengembangan dan pelatihan berikutnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Rd. H. Muhammad Umar Ma’ruf, menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, tetapi membutuhkan kemampuan kepemimpinan yang kuat dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.

“Seleksi ini menjadi bagian penting untuk memastikan calon kepala sekolah yang dipilih memiliki kompetensi dan kesiapan dalam memimpin satuan pendidikan,"

"Kepala sekolah harus mampu menjadi pemimpin pembelajaran, memiliki kemampuan manajerial, serta mampu membangun kolaborasi dengan guru, peserta didik, orang tua dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan,” ujar Umar Ma’ruf.

Menurutnya, proses seleksi harus mampu menemukan sosok pendidik yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki integritas, kepribadian, kemampuan sosial, serta visi yang jelas dalam membawa sekolah menjadi lebih baik.

Dalam seleksi tersebut, sejumlah aspek menjadi perhatian, antara lain kemampuan manajerial, supervisi, sosial, kepribadian, dan profesional.

Seluruh aspek tersebut dinilai penting karena kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menentukan arah pengembangan sekolah.

“Kita ingin calon kepala sekolah yang benar-benar memiliki daya kepemimpinan unggul. Bukan hanya mampu mengelola administrasi sekolah, tetapi juga mampu menggerakkan seluruh ekosistem pendidikan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada peserta didik,” katanya.

Umar Ma’ruf berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses seleksi secara serius, objektif, dan penuh tanggung jawab.

Hasil seleksi diharapkan melahirkan calon-calon kepala sekolah yang memiliki kapasitas serta komitmen kuat terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Majalengka.

Dengan 160 peserta dari jenjang TK, SD, dan SMP, seleksi ini menjadi salah satu langkah strategis Disdik Majalengka dalam menyiapkan regenerasi kepemimpinan sekolah—sebab kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan fasilitas, tetapi juga oleh kualitas pemimpin yang menggerakkan sekolah dari dalam.(*)

(herfir)

Lebih baru Lebih lama