Serah Terima Jabatan di Dinas Pendidikan Majalengka: Amanah Berganti, Dedikasi untuk Pendidikan Tak Boleh Berhenti

MAJALENGKA||MEDIA JURNALPOST— Pergantian jabatan bukan sekadar perpindahan posisi, melainkan momentum untuk melanjutkan estafet pengabdian.

Di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, serah terima Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan tata kelola pemerintahan sekaligus memperkuat kualitas pelayanan pendidikan.

Rotasi dan penugasan baru diharapkan menghadirkan energi baru, gagasan segar, serta semangat kerja yang semakin profesional. Sebab, di balik sebuah jabatan terdapat tanggung jawab besar untuk memastikan roda organisasi terus bergerak dan pelayanan pendidikan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, H. Rd. M. Umar Ma'ruf, menegaskan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi.

“Serah terima jabatan ini hendaknya dimaknai sebagai bagian dari proses penguatan organisasi. Jabatan boleh berganti, tetapi semangat pengabdian dan komitmen untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Majalengka harus terus tumbuh," ujarnya, Senin, (10/8/2026).

Menurutnya, pejabat yang mendapatkan amanah baru diharapkan mampu segera beradaptasi dengan lingkungan tugas, membangun komunikasi yang baik, serta menghadirkan inovasi dalam menjalankan tanggung jawabnya.

“Yang terpenting adalah bagaimana setiap pejabat mampu memberikan kontribusi nyata. Kita ingin seluruh jajaran Dinas Pendidikan bekerja dengan hati, berpikir visioner, dan bergerak bersama untuk mewujudkan Majalengka Langkung SAE,” ujarnya.

Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan dunia pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan besar, tetapi juga oleh ketepatan kerja, keteladanan, koordinasi, dan kesungguhan para aparatur yang berada di garis pelayanan.

Karena itu, pergantian jabatan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan. Ia adalah awal dari babak baru pengabdian—ketika pengalaman pejabat sebelumnya menjadi pijakan, sementara pejabat yang menerima amanah membawa harapan baru.

Amanah berganti, tugas berlanjut. Jabatan boleh berpindah, tetapi pengabdian untuk pendidikan dan masa depan generasi Majalengka harus tetap menyala.(*)

Lebih baru Lebih lama