Semangat itulah yang mendorong Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) membangun kolaborasi melalui inovasi PEKAN KIA_LINK (Percepatan Kepemilikan KIA melalui Link).
Program ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat kepemilikan KIA bagi anak-anak di bawah usia 17 tahun. Sekolah ditempatkan sebagai ruang pelayanan yang dekat dengan anak dan keluarga, sehingga proses pemenuhan dokumen identitas tidak lagi dipandang sebagai urusan administratif semata, melainkan bagian dari upaya menghadirkan perlindungan negara sejak usia dini.
Untuk tahap awal, kerja sama tersebut dilaksanakan di SDN Majalengka Wetan VII. Ke depan, sasaran program diharapkan dapat diperluas ke seluruh satuan pendidikan di bawah binaan Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, H. Rd. Umar Ma'ruf, S.Sos., M.Si., menilai kolaborasi tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memastikan setiap anak memiliki identitas yang sah dan mendapatkan haknya secara optimal.
“KIA bukan sekadar kartu identitas. Di dalamnya terdapat pengakuan negara terhadap keberadaan dan hak seorang anak. Karena itu, kami ingin memastikan anak-anak di Kabupaten Majalengka mendapatkan identitas kependudukan secara cepat, mudah, dan tepat,” ujar Umar Ma'ruf belum lama ini.
Menurutnya, inovasi PEKAN KIA_LINK menjadi bukti bahwa pelayanan publik dapat dibangun melalui kolaborasi lintas perangkat daerah dan satuan pendidikan. Sekolah tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya proses belajar mengajar, tetapi juga dapat menjadi simpul pelayanan yang memberikan manfaat langsung kepada peserta didik.
“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti di satu sekolah. Setelah tahap awal di SDN Majalengka Wetan VII, kami mendorong agar satuan pendidikan lainnya dapat segera mengikuti. Semakin banyak anak yang memiliki KIA, semakin kuat pula ikhtiar kita dalam memenuhi hak dan memberikan perlindungan kepada mereka,” tegasnya.
Langkah tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa membangun kualitas generasi tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Terkadang, ia dimulai dari sebuah dokumen identitas yang memastikan seorang anak diakui, dilindungi, dan memiliki hak yang tercatat secara resmi oleh negara.
PEKAN KIA_LINK pun diharapkan menjadi gerakan pelayanan yang berkelanjutan—menghubungkan sekolah, pemerintah, dan keluarga dalam satu kepentingan yang sama: memastikan setiap anak Majalengka memiliki identitas dan hak yang terlindungi sejak dini.
Sebab ketika negara hadir memastikan identitas seorang anak, sesungguhnya negara sedang menegaskan satu pesan penting: setiap anak berharga, setiap anak memiliki hak, dan setiap anak adalah bagian dari masa depan Majalengka.(*)
