Kondisi itu mendapat perhatian dari Polres Majalengka. Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman bahkan turun langsung ke tengah masyarakat untuk menyalurkan air bersih kepada warga yang datang membawa jeriken, galon, dan berbagai wadah penampungan.
Kapolres tidak sekadar hadir secara simbolis. Ia terlihat ikut membantu proses pengisian air, memastikan bantuan dapat diterima warga dengan tertib. Didampingi Kapolsek Kota Majalengka Iptu Piki Krismanto, AKBP Aldy turut merasakan langsung suasana masyarakat yang tengah menghadapi keterbatasan air bersih.
Bagi Kepala Desa Kulur, Hasan Sunarto, kehadiran jajaran Polres Majalengka di tengah warganya merupakan bentuk perhatian yang patut diapresiasi.
Hasan menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Majalengka beserta seluruh jajaran yang telah merespons kebutuhan masyarakat Kulur. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi warga, terutama ketika ketersediaan air bersih menjadi persoalan yang harus dihadapi bersama.
“Kami atas nama Pemerintah Desa Kulur dan seluruh masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Majalengka beserta jajaran yang sudah peduli dan turun langsung membantu warga kami. Bantuan air bersih ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama di tengah kondisi kemarau seperti sekarang,” ujar Hasan, Selasa, (18/8/2026).
Ia menilai, kehadiran Kapolres secara langsung memberikan pesan penting bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak selalu berbicara mengenai persoalan hukum. Di tengah kesulitan warga, kepedulian dan empati justru menjadi jembatan yang memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat.
Sementara itu, AKBP M. Aldy Sulaiman mengatakan penyaluran air bersih merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, Polri tidak hanya hadir dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
“Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat dan memberikan manfaat,” kata AKBP Aldy.
Ia menegaskan bahwa semangat pelayanan harus diwujudkan melalui kehadiran nyata di tengah masyarakat.
Bagi warga Desa Kulur, setetes air di tengah kemarau bukan sekadar kebutuhan sehari-hari. Ia adalah tentang kehidupan, kesehatan, dan keberlangsungan aktivitas keluarga. Karena itu, apresiasi Hasan Sunarto kepada Kapolres Majalengka menjadi cermin bahwa kepedulian yang diwujudkan secara nyata selalu memiliki arti besar bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
Di tengah musim yang kering, kepedulian justru menemukan maknanya yakni ketika masyarakat membutuhkan, negara hadir melalui tangan-tangan yang memilih untuk turun langsung dan membantu.(*)
