TEGAL||MEDIA JURNALPOST—– Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dewan Pimpinan Daerah Gabungan Wartawan Indonesia (DPD GWI) Jawa Tengah menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) berupa pelayanan kesehatan gratis serta santunan bagi anak yatim dan dhuafa.
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman MDA Dukuh Kalipinang, RT 11 dan RT 12/RW 03, Kelurahan Karangmangu, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, Jumat (28/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 120 anak yatim dan dhuafa menerima santunan dan bingkisan. Selain itu, masyarakat sekitar juga mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan terapi secara cuma-cuma.
Pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan awal atau screening, pengecekan tekanan darah, pemeriksaan asam urat, gula darah, dan kolesterol. Setelah pemeriksaan, warga yang membutuhkan juga mendapatkan pelayanan terapi, antara lain pijat refleksi, totok punggung, bekam, akupresur, serta pelayanan kesehatan lainnya sesuai kebutuhan.
Pelayanan kesehatan dalam kegiatan bakti sosial tersebut didukung oleh tim kesehatan Banser Husada Kabupaten Tegal yang dipimpin langsung oleh Komandan Tim Khusus, Priyo DP. Tim tersebut hadir dengan sekitar 30 personel beserta perlengkapan kesehatan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Priyo bersama tim melakukan pemeriksaan, pengamatan, dan penanganan awal terhadap keluhan kesehatan warga secara teliti sebelum memberikan terapi sesuai dengan kondisi masing-masing.
Salah seorang warga, Darno, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan gratis tersebut. Saat mengikuti pemeriksaan awal, hasil pemeriksaannya menunjukkan tekanan darah 169/105, asam urat 10,5, kolesterol 190, dan gula darah 110.
Darno mengeluhkan rasa sakit pada tubuh, terutama yang berkaitan dengan tingginya kadar asam urat dan tekanan darah. Setelah menjalani terapi bekam selama kurang lebih 30 menit, ia mengaku merasakan perubahan dan tubuhnya menjadi lebih ringan.
“Alhamdulillah, setelah menjalani terapi badan yang sebelumnya terasa sakit, jalan terasa berat, dan kepala serta tengkuk terasa tidak nyaman, saya merasa jauh lebih ringan. Terima kasih kepada panitia dan tim kesehatan,” ungkap Darno.
Ia berharap kegiatan bakti sosial seperti ini dapat lebih sering dilaksanakan karena sangat membantu masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
“Kalau melakukan pemeriksaan dan terapi sendiri tentu membutuhkan biaya. Di sini masyarakat mendapatkan pelayanan secara gratis, sehingga sangat membantu,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Ranting NU Kelurahan Karangmangu, Ustadz Lutfuk Hakim, S.Pd., M.Pd., yang hadir mewakili tokoh masyarakat dan organisasi NU, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada DPD GWI Jawa Tengah dan tim Banser Husada Kabupaten Tegal atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan bakti sosial dan santunan tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan serta anak yatim dan dhuafa.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada GWI Jawa Tengah dan Banser Husada Kabupaten Tegal atas terselenggaranya kegiatan bakti sosial kesehatan dan santunan ini. Semoga GWI Jawa Tengah di bawah kepemimpinan M. Sujoni semakin sukses dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Di tempat terpisah, Ketua Panitia Bakti Sosial yang juga Ketua DPD GWI Jawa Tengah, M. Sujoni, mengucapkan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran dan anggota GWI, baik dari tingkat DPC, DPD, maupun DPP, yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana hingga selesai.
“Alhamdulillah, kegiatan bakti sosial ini dapat terlaksana dengan baik, aman, nyaman, dan kondusif. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota dan pihak yang telah ikut berperan sehingga acara ini dapat terealisasi,” kata Sujoni.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial GWI Jawa Tengah terhadap masyarakat. Selain memberikan pelayanan kesehatan gratis, kegiatan itu juga menjadi sarana untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dan masyarakat dhuafa.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Semoga bantuan dan bingkisan yang diberikan kepada anak yatim dan dhuafa dapat sedikit membantu serta membawa kebahagiaan bagi mereka,” pungkasnya.(*)
(Muji)
