Mega Baja Resmi Hadir di Majalengka, Optimisme Baru bagi Pertumbuhan Investasi dan Lapangan Kerja

MAJALENGKA||MEDIA JURNALPOST— Laju pembangunan yang terus menunjukkan tren positif menjadikan Kabupaten Majalengka semakin menarik perhatian kalangan dunia usaha.

Pertumbuhan sektor konstruksi dan infrastruktur dinilai membuka peluang investasi yang menjanjikan, sehingga mendorong perusahaan berskala nasional memperluas jangkauan bisnisnya ke daerah tersebut.

Salah satunya adalah Mega Baja Indonesia (MBI), perusahaan penyedia produk besi dan baja, yang secara resmi membuka outlet baru di Majalengka melalui Grand Opening yang digelar pada Kamis (2/7/2026).

Peresmian outlet MBI wilayah Jawa-Bali itu mengusung tema "1 Lembar Batang Siap Antar" dan dihadiri oleh Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan.

Melansir dari PR Jabar, dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Mega Baja yang memilih Majalengka sebagai lokasi ekspansi usaha.

Menurutnya, investasi yang masuk merupakan bagian penting dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menciptakan peluang kerja bagi masyarakat.

"Kami bersama Bupati mempunyai visi 'Majalengka Langkung Sae' Salah satu fokusnya adalah laju pertumbuhan ekonomi,"

"Mudah-mudahan dengan hadirnya Mega Baja Majalengka, kita bisa membuka lapangan kerja baru dan terus mendorong kesejahteraan warga," ujar Dena Muhamad Ramdhan.

Ia juga berharap Mega Baja Majalengka mampu berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta dunia usaha di Kabupaten Majalengka.

Keputusan Mega Baja membuka outlet di Majalengka, menurut CEO Mega Baja Majalengka, Maman, didasarkan pada pesatnya perkembangan pembangunan di daerah tersebut.

Kondisi itu dinilai menjadi peluang strategis bagi perusahaan untuk mendukung kebutuhan material konstruksi yang terus meningkat.

"Alhamdulillah, hari ini Mega Baja menggelar Grand Opening serentak di Majalengka dan Sulawesi. Pesatnya pembangunan di Majalengka menjadi alasan kami memilih daerah ini sebagai lokasi ekspansi pada momentum yang tepat," kata Maman.

Selain melihat potensi pasar yang berkembang, Mega Baja juga mengedepankan strategi harga sebagai keunggulan dalam menghadapi persaingan.

"Kunci kita sangat simpel sekali, kita harus menjual lebih murah agar bisa memberikan manfaat nyata bagi konsumen. Kami menargetkan harga terbaik di pasar," tegasnya.

Optimisme perusahaan juga tercermin dari target ekspansi nasional yang terus berjalan. Hingga pertengahan 2026, Mega Baja telah mengoperasikan sekitar 120 outlet dari target 200 outlet yang direncanakan tercapai pada 2030.

"Melihat solidnya tim hari ini, kami sangat optimistis target 200 outlet tersebut bisa tercapai lebih cepat, mungkin di tahun 2029 atau 2030," tambah Maman.

Sementara itu, Manager Mega Baja Majalengka, Risandi, menegaskan kesiapan outlet yang baru diresmikan untuk melayani kebutuhan material konstruksi masyarakat sekaligus memberikan kontribusi terhadap lingkungan sekitar.

"Dengan berdirinya Mega Baja Majalengka, kami berkomitmen penuh untuk memenuhi kebutuhan pembangunan di Majalengka, serta memberikan dampak sosial yang positif bagi masyarakat yang ada di sekitar outlet," pungkas Risandi.(*)

Lebih baru Lebih lama