Slawi ||MEDIA JURNALPOST— Masyarakat Desa Bengle, khususnya warga RT 10 dan RT 11, menggelar audiensi di Aula Desa Bengle terkait penolakan terhadap rencana pembangunan tower yang akan didirikan di tengah permukiman warga, Senin, (8/6/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dengan pendampingan dari LSM Harimau Kabupaten Tegal dan dihadiri personel Polsek Talang guna memastikan jalannya audiensi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Dalam audiensi tersebut, warga menyampaikan penolakan terhadap rencana pembangunan tower karena dinilai belum melalui proses komunikasi dan musyawarah yang memadai dengan masyarakat sekitar. Warga menilai keberadaan tower di tengah lingkungan permukiman berpotensi menimbulkan berbagai dampak yang perlu dikaji dan dibahas bersama secara terbuka.
Audiensi ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, masukan, serta berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan mereka. Warga berharap pihak terkait dapat mendengarkan aspirasi masyarakat dan memberikan solusi serta tindak lanjut yang tepat demi terciptanya kondisi yang lebih baik bagi warga Desa Bengle.
Kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan kondusif. Melalui audiensi ini diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara masyarakat, pemerintah desa, pihak pengembang, dan instansi terkait guna menyelesaikan permasalahan secara musyawarah dan mufakat.(*)
(Muji)
