Dirut PT SMU akan Beri Gebrakan Baru, Siap Angkat Pariwisata Lokal Majalengka


Majalengka ||MEDIA JURNALPOST---
Baru beberapa hari dilantik Bupati Majalengka, Direktur Utama (Dirut) PT Sindang kasih Multi Usaha (SMU), Iyan Kurniawan, akan memberikan gebrakan baru.


Dalam mengembangkan bisnis PT SMU, Dirut perusahaan milik daerah ini berencana bakal membangun bisnis baru yang berpotensi di Majalengka.


Pada awak media, ia beberkan rencana bisnis baru tersebut seusai memenuhi undangan Komisi II DPRD Majalengka, Kamis, (2/10/25).


Bisnis Baru Program Pariwisata Study Tour Lokal


Ia mengaku, ke depan, pihaknya bakal membuka program wisata study tour lokal yang menyasar pelajar mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA.


Dikatakannya, selama ini banyak siswa Majalengka hanya mengenal destinasi wisata besar di luar daerah. Padahal, Bumi Sindangkasih (sebutan Majalengka) ini memiliki potensi wisata edukatif yang tak kalah menarik untuk dijadikan tujuan kunjungan sekolah.


"Rencana bisnisnya saya ingin pariwisata study tour lokal. Banyak siswa kita tahu Borobudur, tapi Talaga Manggung sendiri malah tidak tahu," ujar Iyan, didampingi Direktur Umum, Indra Dwi Budi Rahadian.


Padahal, sambung dia, di Majalengka sendiri ada Talaga Manggung, Sanghiang bahkan UMKM lokal seperti kue dan kripik yang bisa dikenalkan.


Selain itu, pihaknya juga ingin mengajak pelajar mengenal lebih dekat warisan budaya dan sejarah di daerah sendiri, termasuk Pendopo Majalengka maupun situs religi seperti makam Embah Badori. 


“Selama ini siswa tahunya hanya alun-alun, padahal banyak tempat bersejarah yang bisa dijadikan wisata edukasi,” imbuhnya.


Dana PT SMU Buka Peluang Kemitraan dengan Pengusaha 


Terkait kebutuhan dana, Iyan menuturkan saat ini masih dalam tahap kajian. Ia berharap ada peluang kemitraan dengan para pengusaha lokal.


Namun, jika nantinya diperlukan penyertaan modal dari pemerintah daerah, pihaknya tidak menutup kemungkinan.


“Kami sebetulnya belum ke arah bisnis murni, lebih ke arah menggali potensi dulu. Syukur-syukur bisa bermitra dengan pengusaha di Majalengka. Kalau memang butuh penyertaan modal, kenapa tidak? Semua masih dalam kajian,” jelas dia.


Iyan menambahkan, dirinya bersama jajaran direksi dan komisaris ingin fokus mencari peluang baru dan membuka akses bagi investor yang mau terlibat. 


“Kita berjalan dari nol. Saya pribadi ingin konsentrasi pada peluang bisnis dan membuka ruang investor bagi masyarakat,” tutupnya.(*)

(Masduki)

Lebih baru Lebih lama